Kemerdekaan negara kita telah menjanjikan akan menjadikan negeri ini gemah ripah loh jinawi, toto tentrem kerto rahardjo, subur kangsarwo tinandur, murah kang sarwo tinuku. Di awal kemerdekaan RI banyak negara-negara Asia Afrika yang terinspirasi oleh perjuangan yang telah dilakukan oleh rakyat Indonesia. Hingga banyak negara-negara lain yang menganggap bahwa Indonesia akan mengalami kemajuan terlebih dulu dibandingkan negara-negara seumurnya.Namun kenyataan mengatakan sebaliknya. Setelah diawal-awal kemerdekaan Indonesia mengalami kemajuan dengan pesat, pada suatu saat negara kita mengalami stagnasi dalam pembangunan di segala bidang. Bahkan dapat dikatakan bahwa bangsa Indonesia mengalami degradasi di segala bidang yang diperparah dengan krisis moneter yang merambah di segala bidang pada tahun 1997-an.
Hingga saat ini, impian tentang negara yang sejahtera, adil dan makmur juga masih belum menjadi kenyataan. Bahkan sebagian masyarakat tampak gamang akan masa depan Indonesia. Di luar negeri juga banyak analisis tentang masa depan Indonesia dengan bermacam pendekatan, di antaranya ramalan bahwa negara kita akan mengalami disintegrasi seperti Uni Soviet dan Yugoslavia. Kajian Jared Diamond dalam buku Collapse di tahun 2005 meramalkan kehancuran Indonesia.
Banyak hal yang harus diperbaiki secara mendasar untuk menuju negara yang gemah ripah loh jinawi.
Jangan serahkan negara ini pada sekelompok orang yang tidak memiliki konsep dan perilaku adil dalam kepemimpinan.
Jangan biarkan negara ini berjalan dengan dalih demokrasi yang semakin tidak jelas mendefinisikannya.
Dan jangan biarkan negara ini menjadi banci dalam menghadapi ancaman negara lain.
Kelak anak cucu kita akan menagih janji negeri yang gemah ripah loh jinawi, toto tentrem kerto rahardjo, subur kangsarwo tinandur, murah kang sarwo tinuku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar